Menyalakan Semangat Riset, Universitas Muhammadiyah Palembang Gelar Workshop Penulisan Proposal Hibah Nasional dan Artikel Ilmiah bereputasi.

Di tengah tuntutan zaman yang terus bergerak cepat, perguruan tinggi tidak lagi cukup hanya menjadi ruang belajar dan mengajar. Kampus dituntut menjadi pusat lahirnya gagasan, inovasi, dan solusi nyata bagi masyarakat. Kesadaran inilah yang terasa kuat dalam kegiatan Workshop Pendampingan Proposal Penelitian di Bidang Riset dan Publikasi yang diselenggarakan Universitas Muhammadiyah Palembang pada 28–29 April 2026.

Bertempat di Aula KH. Faqih Usman lantai 7 untuk pembukaan dan penyampaian materi dan dibagi menjadi 3 kelas per bidang ilmu, kegiatan ini menghadirkan suasana akademik yang hidup dan penuh semangat. Sebanyak 78 dosen mengikuti workshop dengan antusias, membawa harapan yang sama: meningkatkan kualitas proposal penelitian serta memperkuat publikasi ilmiah yang berdaya saing nasional.

Kegiatan yang dilaksanakan oleh Universitas Muhammadiyah Palembang ini bukan sekadar agenda seremonial akademik. Lebih dari itu, workshop menjadi ruang pembelajaran bersama, tempat para dosen dipertemukan dengan narasumber yang memiliki pengalaman dan kompetensi kuat di bidang penelitian dan publikasi ilmiah.

Hadir sebagai narasumber antara lain Amika Wardana, M.A., Ph.D., anggota Majelis Diktitbang PP Muhammadiyah; Andri Pranolo, M.Cs., Ph.D., dosen Universitas Ahmad Dahlan; dr. med. Henri Setiawan, S.Kep., Ners., M.Si.Med., dosen STIKes Muhammadiyah Ciamis; serta Lukman Hakim, M.A., Program Officer Hibah RisetMu. Kehadiran para pemateri memberikan warna tersendiri bagi kegiatan ini karena para peserta tidak hanya mendapatkan teori, tetapi juga pengalaman praktis dalam menyusun proposal riset yang berkualitas dan berpeluang memperoleh hibah penelitian.

Workshop dibuka oleh Wakil Rektor I Universitas Muhammadiyah Palembang, Dr. Saleh Hidayat, M.Si. Turut hadir Wakil Rektor II Prof. Dr. Sri Rahayu, S.E., M.M., Wakil Rektor III Dr. Eko Ariyanto, M.Chem.Eng., Ketua LPPM Prof. Dr. Ir. Gusmiatun, M.P., S.Ag., M.Pd.I., Wakil Rektor IV Dr. Suroso PR,M.Pd.I, dan pimpinan Fakultas. Kehadiran pimpinan universitas menunjukkan bahwa penguatan budaya riset bukan hanya tanggung jawab individu dosen, melainkan komitmen bersama institusi.

Dalam sambutannya, Dr. Saleh Hidayat, M.Si menegaskan bahwa peningkatan mutu tridarma perguruan tinggi harus diwujudkan melalui penelitian dan publikasi ilmiah yang berkualitas. Menurutnya, dosen tidak hanya berperan sebagai pengajar di ruang kelas, tetapi juga agen perubahan yang mampu melahirkan pemikiran dan inovasi untuk menjawab tantangan masyarakat.

Pesan tersebut terasa sangat relevan di tengah persaingan global yang menuntut perguruan tinggi menghasilkan karya ilmiah yang berdampak. Publikasi bukan lagi sekadar kewajiban administratif, melainkan bentuk kontribusi nyata akademisi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan pengabdian kepada masyarakat.

Sementara itu, Prof. Dr. Ir. Gusmiatun, M.P., selaku koordinator kegiatan, menekankan bahwa workshop ini merupakan bagian dari langkah sistematis universitas dalam meningkatkan kualitas proposal penelitian agar memenuhi standar hibah penelitian, baik nasional maupun internasional. Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa kampus tidak ingin berjalan biasa-biasa saja. Ada visi besar yang sedang dibangun: menjadikan budaya riset sebagai denyut utama kehidupan akademik.

Selama dua hari pelaksanaan, para peserta tampak aktif berdiskusi, berkonsultasi, dan memperbaiki rancangan proposal penelitian mereka. Kelas-kelas per bidang ilmu menjadi ruang kolaborasi yang hangat. Para dosen saling bertukar ide, berbagi pengalaman, hingga mendiskusikan tantangan yang selama ini mereka hadapi dalam proses penelitian dan publikasi jurnal.

Suasana ini menghadirkan optimisme baru. Banyak peserta menyadari bahwa penelitian yang baik tidak lahir dari kerja yang terburu-buru, melainkan dari proses belajar yang tekun dan kolaboratif. Pendampingan yang diberikan para narasumber membantu peserta memahami bagaimana merancang penelitian yang terstruktur, relevan, dan memiliki kontribusi ilmiah yang jelas.

Lebih jauh lagi, kegiatan ini menjadi pengingat bahwa kemajuan bangsa sangat bergantung pada kualitas sumber daya manusia yang mampu berpikir kritis dan inovatif. Kampus memiliki peran penting dalam melahirkan pemikiran-pemikiran baru yang dapat menjawab persoalan sosial, ekonomi, kesehatan, pendidikan, hingga teknologi.

Di sinilah makna penting penelitian sesungguhnya. Riset bukan hanya tentang angka, data, atau publikasi di jurnal. Riset adalah upaya menghadirkan manfaat bagi kehidupan. Ketika seorang dosen meneliti, sesungguhnya ia sedang menyalakan harapan agar ilmu pengetahuan dapat memberi solusi bagi masyarakat luas.

Workshop ini juga memperlihatkan bahwa semangat belajar tidak mengenal batas usia maupun jabatan. Para dosen hadir dengan kerendahan hati untuk terus memperbaiki kualitas diri dan karya ilmiahnya. Sikap inilah yang menjadi fondasi penting dalam membangun perguruan tinggi yang unggul dan berkemajuan.

Editor : Admin LPPM

Dorong UMKM Naik Kelas, LPPA PWA Sumsel dan LPPM UM Palembang Latih APUNA Kuasai Pemasaran Digital

um-palembang.ac.id – Upaya mendorong pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) agar mampu beradaptasi dengan perkembangan ekonomi digital terus digencarkan. Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan ‘Aisyiyah (LPPA) Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah (PWA) Sumatera Selatan bekerja sama dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Muhammadiyah Palembang (LPPM UM Palembang) serta Pimpinan Daerah Nasyiatul ‘Aisyiyah (PDNA) Kota Palembang menggelar kegiatan Pendampingan Pembuatan dan Penggunaan Aplikasi Bisnis Digital bagi UMKM, Sabtu (6/12/2025).

Kegiatan yang berlangsung di Aula KH. Ahmad Dahlan Kantor Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Balayudha Palembang ini mengangkat tema “Dengan Pemasaran Digital, Amar Ma’ruf Menjadi Viral”. Tema tersebut dipilih sebagai respons atas masih minimnya keterampilan digital marketing yang dimiliki sebagian besar pelaku UMKM yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Nasyiatul ‘Aisyiyah (APUNA).

Pelatihan ini diikuti oleh 17 peserta yang merupakan anggota APUNA dari berbagai daerah, antara lain Kota Palembang, Kabupaten Ogan Ilir, dan Musi Banyuasin. Para peserta datang dengan latar belakang usaha yang beragam, mulai dari makanan ringan, kerajinan tangan, elektronik, mpek-mpek, agen buah, kafe, hingga usaha preloved dan produk premium. Keberagaman jenis usaha tersebut mencerminkan potensi besar UMKM APUNA untuk berkembang lebih luas apabila ditopang dengan strategi pemasaran digital yang tepat.

Kegiatan dibuka oleh Ketua Pimpinan Wilayah Nasyiatul ‘Aisyiyah (PWNA) Sumatera Selatan, Nelly Megawati, S.Pd. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya UMKM di lingkungan Nasyiatul ‘Aisyiyah untuk mulai mengadopsi konsep pemasaran digital sebagai strategi utama pengembangan usaha. Menurutnya, perubahan pola belanja masyarakat yang semakin mengarah ke platform digital harus diimbangi dengan kesiapan pelaku usaha agar tidak tertinggal dan mampu bersaing di pasar yang semakin kompetitif.

“Digital marketing bukan lagi pilihan, tetapi sudah menjadi kebutuhan. UMKM harus berani bertransformasi, memanfaatkan teknologi agar produk mereka bisa menjangkau pasar yang lebih luas,” tegasnya.

Materi utama dalam kegiatan ini disampaikan oleh Dr. Diah Isnaini Asiati, S.E., M.M., yang membahas konsep dan strategi pemasaran digital. Dalam paparannya, ia menjelaskan berbagai kanal digital yang dapat dimanfaatkan UMKM, mulai dari media sosial, marketplace, hingga aplikasi penjualan. Ia juga menekankan pentingnya membangun identitas merek, konsistensi konten, serta kemampuan membaca perilaku konsumen di dunia digital.

Sementara itu, sesi praktik dipandu oleh Muhammad Syahrir, S.Kom., M.Kom. Para peserta diajak langsung mempraktikkan penggunaan aplikasi penjualan digital sebagai sarana promosi dan transaksi. Kegiatan praktik ini turut dibantu oleh mahasiswa Program Studi Bisnis Digital Universitas Muhammadiyah Palembang, yang berperan sebagai pendamping teknis bagi peserta selama proses pelatihan berlangsung.

Suasana pelatihan berlangsung interaktif. Peserta terlihat aktif bertanya dan berdiskusi mengenai berbagai kendala yang selama ini mereka hadapi dalam memasarkan produk secara daring. Mulai dari cara membuat konten promosi yang menarik, teknik foto produk, hingga strategi menentukan harga dan promosi di platform digital. Antusiasme peserta menunjukkan besarnya kebutuhan UMKM terhadap pendampingan digital marketing yang aplikatif dan mudah dipahami.

Sebagai tindak lanjut dari kegiatan ini, LPPM UM Palembang menyatakan komitmennya untuk memfasilitasi terbentuknya aplikasi digital khusus bagi APUNA. Aplikasi ini diharapkan dapat menjadi wadah bersama bagi para anggota APUNA dalam memasarkan produknya secara terintegrasi, sekaligus memperluas jangkauan pasar hingga ke luar daerah.

Tidak hanya berhenti pada pelatihan satu hari, kegiatan ini juga menunjukkan dampak yang cukup signifikan terhadap peningkatan pemahaman peserta. Berdasarkan hasil kuesioner yang dibagikan sebelum dan sesudah pelatihan, tercatat adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap praktik digital marketing sebesar 27 persen. Peningkatan ini terutama terlihat pada peserta yang sebelumnya sudah memiliki sedikit pengalaman menggunakan media digital, sehingga mereka dapat lebih cepat menyerap materi yang diberikan .

Hasil tersebut menjadi indikator bahwa pelatihan ini efektif dan memiliki potensi besar untuk dikembangkan lebih lanjut. Oleh karena itu, penyelenggara berharap kegiatan pendampingan serupa dapat berlanjut dengan cakupan materi yang lebih teknis, seperti manajemen konten, analisis pasar digital, hingga pengelolaan transaksi online yang aman dan profesional.

Editor : Humas UMP

Cegah Plagiasme, LPPM Universitas Muhammadiyah Palembang Gelar Pelatihan Penggunaan Turnitin

um-palembang.ac.id – Plagiasme merupakan suatu permasalahan yang sangat dilarang dalam dunia akademik. Universitas Muhammadiyah Palembang sebagai salah satu perguruan tinggi ikut berperan aktif dalam mencegah adanya plagiarisme. Oleh karena itu, Universitas Muhammadiyah Palembang melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat (LPPM) menggelar pelatihan penggunaan Aplikasi Turnitin.

Kegiatan yang dibuka secara resmi oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Palembang Prof. Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., ini menghadirkan Dr. Ir. Gusmiatun, M.P., dan Sulton Nawawi, S.Pd., M.Pd., sebagai narasumber. Bertempat di Aula Gedung KH. Faqih Usman Lantai 7 pada Rabu (7/2/2024).

Kepala LPPM Universitas Muhammadiyah Palembang Dr. Ir. Gusmiatun, M.P., mengatakan bahwa tulisan yang dihasilkan oleh mahasiswa dan dosen kedepan harus orisinal dan aplikasi Turnitin digunakan untuk mendeteksi plagiarisme dan menjaga integritas akademik karya intelektual orang lain.

Menurutnya Aplikasi Turnitin menjadi alat bantu menjaga etika akademik bagi penulis dalam publikasi agar sesuai standar dari pemerintah, dalam rangka menjaga orisinal jurnal menjadi salah satu acuan keberhasilan membuat karya tulis ilmiah.

Pada kesempatan yang sama, Prof. Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., menuturkan bahwa plagiasi merupakan perilaku yang harus dihindari terutama di kalangan sivitas akademika. Kesadaran pentingnya bebas plagiasi di lingkungan pendidikan tinggi saat ini mulai meningkat.

Hal tersebut ditunjukkan dengan munculnya berbagai kebijakan untuk menghindarkan civitas akademika dari tindak plagiasi, sehingga reputasi sivitas akademika akan terlindungi, orisinalitas mutu karya ilmiah terjaga serta kredibilitas perguruan tinggi akan meningkat.

Salah satu upaya tersebut adalah mendeteksi similaritas karya ilmiah yang dihasilkan sivitas akademika melalui aplikasi Turnitin. Standar pemberlakuan Aplikasi Turnitin ini bisa diterapkan kepada semua mahasiswa dan dosen dilingkungan Fakultas Universitas Muhammadiyah Palembang.

Prof. Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., mengajak peserta pelatihan untuk melakukan deteksi similaritas/kemiripan sejak awal, yaitu saat mahasiswa menyusun karya tulis ilmiah tugas perkuliahan. Hal tersebut akan mendidik mahasiswa untuk terbiasa menghindari plagiasi yang terus berlangsung hingga pada level penyusunan tugas akhir, sehingga akan menjadikan hasil penelitian atau karya ilmiah mahasiswa benar-benar orisinal.

Editor: Humas UMP

Lomba Video Kreatif Kegiatan KKN UM Palembang dan Pameran Inovasi Produk Lokal Mahasiswa KKN di Kabupaten Ogan Ilir dan OKI

um-palembang.ac.id – Universitas Muhammadiyah (UM) Palembang kembali menegaskan komitmennya dalam pengabdian masyarakat berbasis inovasi dan digitalisasi. Hal ini tercermin dalam kegiatan Lomba Video Kreatif dan Expo Inovasi Produk Lokal Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan ke-65 yang digelar pada Senin, 16 Februari 2026, di Aula Gedung Prof. Djakfar Murod Lantai 2, Universitas Muhammadiyah Palembang.

Kegiatan yang mengusung tema “Pemberdayaan Potensi Desa Berbasis Digitalisasi untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat” ini diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Muhammadiyah Palembang (LPPM) sebagai bentuk evaluasi sekaligus apresiasi atas kinerja mahasiswa selama menjalani program KKN.

KKN Angkatan ke-65 Universitas Muhammadiyah Palembang telah dilaksanakan selama lebih dari satu bulan, terhitung sejak 13 Januari hingga 14 Februari 2026. Ratusan mahasiswa diterjunkan langsung ke tengah masyarakat di 2 kabupaten di Sumatera Selatan, yakni Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) dan Kabupaten Ogan Ilir.

Di Kabupaten Ogan Komering Ilir, sebanyak 208 mahasiswa ditempatkan di Kecamatan Kayu Agung. Sementara itu, 53 mahasiswa lainnya menjalankan KKN di Kecamatan Jejawi, dan 106 mahasiswa ditempatkan di Kecamatan Sirah Pulau Padang. Selama pelaksanaan, mahasiswa terlibat aktif dalam berbagai program pemberdayaan masyarakat, mulai dari penguatan UMKM desa, literasi digital, hingga promosi potensi lokal berbasis media sosial.

Adapun di Kabupaten Ogan Ilir, mahasiswa KKN Angkatan ke-65 tersebar di tiga kecamatan. Di Kecamatan Indralaya Selatan, sebanyak 112 mahasiswa ditempatkan di delapan desa. Kecamatan Tanjung Batu menjadi lokasi KKN bagi 158 mahasiswa yang tersebar di 12 desa, sementara Kecamatan Tanjung Raja menampung 211 mahasiswa di 16 desa.

Ketua LPPM Universitas Muhammadiyah Palembang, Prof. Dr. Ir. Gusmiatun, M.P., dalam sambutannya menegaskan bahwa Lomba Video Kreatif dan Expo Inovasi Produk Lokal ini bukan sekadar agenda seremonial. Menurutnya, kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi institusi terhadap kerja nyata mahasiswa selama KKN, khususnya dalam mendokumentasikan proses pengabdian melalui video kreatif yang informatif dan komunikatif.

Kategori Produk Lokal Juara 1 diraih oleh Kelompok 55 pada lokasi KKN di Desa Meranjat 3, dengan produk: Eco Enzim limbah jambu citra menjadi pupuk dan pembersih lantai. Kemudian Juara 2 diraih Kelompok 21 pada lokasi KKN di Desa Tanjung Tambak dengan produk: Larva Sida (produk pembasmi nyamuk DBD). Selanjutnya Juara 3 diraih oleh Kelompok 3 pada lokasi KKN di Desa Tanjung Raja Barat dengan produk: Tempe Tahu Katsu.

Pemenang Harapan 1 diraih oleh Kelompok 14 KKN di Desa Celikal dengan produk: Sensor api gas. Kemudian Juara Harapan 2 diraih oleh Kelompok 51 KKN di Desa Tanjung Tambak Baru dengan produk: Asbak Bambu. Selanjutnya Juara Harapan 3 diraih oleh Kelompok 27 KKN di Desa Bungin Tinggi (27) dengan produk: Spray anti nyamuk dari Jeruk Bali.

Kategori Video Kreatif, Juara 1 diraih oleh Kelompok KKN Desa Tanjung Tambak Baru dengan Nilai 97,74. Kemudian Juara 2 diraih Kelompok KKN Desa Meranjat 1 dengan Nilai 96,47., dan Juara 3 diraih Kelompok KKN Desa Kutaraja dengan Nilai 87,79.

Pemenang Harapan 1 diraih oleh Kelompok KKN Desa Tebing Gerinting Selatan dengan nilai: 87,12. Juara Harapan 2 diraih Kelompok 55 KKN Desa Meranjat 3 dengan Nilai 85,38., dan Juara Harapan 3 diraih oleh Kelompok KKN Desa Jua-Jua dengan Nilai: 84,41.

“Video dokumentasi KKN menjadi media penting untuk menunjukkan dampak program mahasiswa di desa. Ini bukan hanya laporan kegiatan, tetapi juga sarana publikasi dan pembelajaran,” tegasnya.

LPPM Universitas Muhammadiyah Palembang juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh peserta KKN Angkatan ke-65 yang telah menjalankan pengabdian dengan penuh dedikasi dan keikhlasan. Pengalaman lapangan yang diperoleh mahasiswa diharapkan menjadi bekal penting dalam pengembangan karier dan kontribusi sosial di masa depan.

Sementara itu, Dr. Yudha Mahrom, DS, S.E., M.Si., dalam sambutannya yang mewakili Rektor Universitas Muhammadiyah Palembang Prof. Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai KKN UM Palembang telah bergerak ke arah yang tepat dengan mendorong inovasi, kreativitas, dan keberpihakan pada potensi lokal desa.

“Kegiatan ini memacu mahasiswa untuk berpikir kreatif, tidak hanya soal program, tetapi juga produk, merek, dan kemasan. Ini penting agar potensi desa punya nilai tambah dan daya saing,” ujarnya.

Menurutnya, KKN yang berdampak adalah KKN yang mampu mengangkat kearifan lokal dan mempublikasikannya secara luas. Dengan dukungan digitalisasi, potensi desa yang sebelumnya terbatas secara lokal kini dapat dikenal di tingkat nasional, bahkan internasional.

Editor : Humas UMP

KKN Ke-65 Universitas Muhammadiyah Palembang di Kabupaten Ogan Ilir Dorong Desa Berkembang Lewat Digitalisasi

um-palembang.ac.id – Universitas Muhammadiyah Palembang resmi menerjunkan 481 mahasiswa dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan ke-65 Tahun 2026 di Kabupaten Ogan Ilir. Pelepasan mahasiswa digelar Selasa, 13 Januari 2026, menandai dimulainya program pengabdian masyarakat berbasis desa yang difokuskan pada penguatan potensi lokal melalui pendekatan digital.

Kegiatan ini dikoordinasikan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) dengan mengusung tema “Pemberdayaan Potensi Desa Berbasis Digital untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat” yang menjadi instrumen nyata untuk mendorong desa lebih adaptif terhadap teknologi, lebih produktif secara ekonomi, dan lebih kuat secara kelembagaan.

Turut hadir, Rektor Universitas Muhammadiyah Palembang Prof. Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., Wakil Rektor IV Dr. Suroso PR, S.Ag., M.Pd.I., Ketua LPPM Prof. Dr. Ir. Gusmiatun, M.P., Asisten Bidang Administrasi Umum Pemerintah Daerah Kabupaten Ogan Ilir, 17 Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Camat Indralaya Selatan, Camat Tanjung Batu, dan Camat Tanjung Raja.

Prof. Dr. Ir. Gusmiatun, M.P., dalam laporannya menjelaskan bahwa program KKN Ke-65 Universitas Muhammadiyah Palembang ini berlangsung selama 31 hari, mulai 13 Januari hingga 14 Februari 2026. Kegiatan akan ditutup dengan Pameran Inovasi Produk Lokal pada 16 Februari 2026 di kampus, sebagai etalase hasil kerja mahasiswa di lapangan.

Mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Palembang disebar ke sejumlah wilayah strategis di Sumatera Selatan. Untuk wilayah Kabupaten Ogan Ilir, mahasiswa ditempatkan di 3 kecamatan: Indralaya Selatan (8 desa, 112 mahasiswa), Tanjung Batu (12 desa, 158 mahasiswa), dan Tanjung Raja (16 desa, 211 mahasiswa).

Lebih lanjut Prof. Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., menegaskan bahwa KKN bukan sekadar kewajiban akademik, tetapi ruang strategis untuk membentuk mahasiswa yang peka terhadap realitas sosial dan mampu memberi solusi konkret di tengah masyarakat.

 

“KKN adalah laboratorium sosial. Mahasiswa tidak hanya mengaplikasikan ilmu, tetapi belajar membaca masalah riil desa dan menawarkan solusi yang relevan. Melalui KKN-65, kami mendorong mahasiswa menjadi agen perubahan, khususnya dalam pemanfaatan teknologi digital untuk menguatkan ekonomi dan pelayanan desa,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa transformasi desa berbasis digital bukan lagi pilihan, tetapi kebutuhan. Universitas Muhammadiyah Palembang, menurutnya, ingin memastikan desa tidak tertinggal dalam arus perubahan.

 

“Digitalisasi desa bukan sekadar membuat akun media sosial atau website, tetapi bagaimana teknologi benar-benar meningkatkan layanan, membuka akses pasar UMKM, dan memperluas promosi potensi desa,” lanjutnya.

Pelaksanaan KKN Universitas Muhammadiyah Palembang dilakukan melalui sistem posko kerja di masing-masing desa. Monitoring kegiatan mahasiswa dilakukan secara daring melalui laporan mingguan dan dokumentasi video, disertai supervisi langsung oleh DPL ke lapangan. Pola ini dirancang untuk menjaga kualitas program sekaligus memastikan kegiatan mahasiswa berjalan sesuai tujuan.

Editor : Humas UMP

367 Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Palembang Diterjunkan Ke Kabupaten OKI, KKN Fokus Pemberdayaan Digital Masyarakat

um-palembang.ac.id – Universitas Muhammadiyah Palembang secara resmi melepas mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) ke-65 Tahun 2026 di Kecamatan Kayu Agung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), pada Selasa (13/1/2026). Mahasiswa ini diterjunkan dalam program Kuliah Kerja Nyata untuk mengabdi di wilayah Kecamatan Kayu Agung, Jejawi, dan Sirah Pulau Padang.

Sebanyak 208 mahasiswa ditempatkan di Kecamatan Kayu Agung. Selain itu, 53 mahasiswa diterjunkan ke Kecamatan Jejawi dan 106 mahasiswa di Kecamatan Sirah Pulau Padang. Total 367 mahasiswa ini akan menjalankan pengabdian masyarakat selama 13 Januari hingga 16 Februari 2026.

KKN ke-65 Universitas Muhammadiyah Palembang tahun 2026 diikuti 904 mahasiswa, terdiri dari 889 mahasiswa KKN reguler dan 15 mahasiswa KKN internasional yang mengabdi di Malaysia dan Mesir. Khusus di Kabupaten OKI, 367 mahasiswa tersebut merupakan representasi lintas fakultas, mulai dari Fakultas Teknik, Hukum, Ekonomi dan Bisnis, Pertanian, Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Kedokteran, hingga Fakultas Agama Islam.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Wakil Rektor I Universitas Muhammadiyah Palembang, Prof. Dr. Ir. Kgs. Ahmad Roni, S.T., M.T., Camat Kayu Agung, M. Saleh Nawawi, Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat Sulton Nawawi, S.Pd., M.Pd., Camat Jejawi, Camat Sirah Pulau Padang, Dosen Pendamping Lapangan, Lurah, dan Kepala Desa.

Serah terima dan pelepasan mahasiswa dipimpin langsung oleh  Prof. Dr. Ir. Kgs. Ahmad Roni, S.T., M.T. Ia menegaskan bahwa KKN bukan sekadar kewajiban akademik, tetapi bagian penting dari proses pembentukan karakter, kepemimpinan, serta kepedulian sosial mahasiswa.

“KKN adalah ruang belajar nyata. Mahasiswa tidak hanya membawa ilmu dari kampus, tapi juga harus mampu membaca kebutuhan masyarakat dan menghadirkan solusi yang relevan,” tegasnya.

Tema pemberdayaan potensi lokal berbasis digital dipilih untuk menjawab tantangan masyarakat desa yang kini dituntut mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Mahasiswa diarahkan untuk membantu desa dalam penguatan literasi digital, promosi produk UMKM, pemanfaatan media sosial, hingga pengenalan layanan digital sederhana yang dapat menunjang aktivitas ekonomi dan pelayanan masyarakat.

Sementara itu, Camat Kayu Agung, M. Saleh Nawawi, menyambut baik kehadiran mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Palembang. Ia menilai KKN merupakan momen penting bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan teori perkuliahan secara langsung di tengah masyarakat.

“KKN ini menjadi ajang pembelajaran nyata. Mahasiswa belajar bagaimana berorganisasi, bersosialisasi, serta memahami dinamika masyarakat secara langsung,” ujarnya.

Menurutnya, kehadiran mahasiswa KKN juga diharapkan mampu mendorong perubahan pola pikir masyarakat dalam memanfaatkan teknologi, khususnya di bidang ekonomi kreatif, pelayanan administrasi, serta promosi potensi desa.

Selama satu bulan lebih, mahasiswa akan terlibat langsung dalam berbagai program kerja berbasis kebutuhan lokal, mulai dari pendampingan UMKM, edukasi digital, penguatan kelembagaan desa, hingga kegiatan sosial kemasyarakatan.

Dalam kesempatan tersebut, Universitas Muhammadiyah Palembang juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten OKI beserta seluruh jajaran kecamatan dan desa yang telah menerima dan bersedia mendampingi mahasiswa selama masa pengabdian berlangsung.

Kepada para mahasiswa peserta KKN, pihak Universitas Muhammadiyah Palembang berpesan agar menjaga sikap, etika, dan nama baik almamater selama berada di tengah masyarakat.

“Kalian bukan hanya membawa nama pribadi, tetapi juga membawa nama baik universitas, keluarga, dan Persyarikatan Muhammadiyah. Tunjukkan sikap santun, rendah hati, dan siap belajar dari masyarakat,” pesan Prof. Dr. Ir. Kgs. Ahmad Roni, S.T., M.T.

Editor : Humas UMP

904 Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Palembang Ikuti Pembekalan KKN Secara Hybrid, Pemberdayaan Potensi Desa Berbasis Digital Jadi Fokus Utama

um-palembang.ac.id – Universitas Muhammadiyah Palembang kembali menerjunkan ratusan mahasiswa dalam agenda Kuliah Kerja Nyata (KKN) ke-65 Tahun 2026. Sebanyak 904 mahasiswa dari 7 fakultas akan berkiprah langsung di tengah masyarakat pada 64 desa yang berada di Kabupaten Ogan Ilir (OI) dan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) mulai 13 Januari 2026 mendatang.

Hal tersebut ditandai dengan kegiatan Pembekalan mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Palembang Angkatan Ke-65 tahun 2026 pada Selasa 9 Desember 2025 di Aula Gedung Prof. Djakfar Murod Lantai 2. Sebanyak 192 peserta mengikuti secara luring, dan 652 peserta mengikuti secara daring melalui media zoom.

Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Ogan Ilir Sub Bagian Kepala Pemerintahan Desa Hj. Susi Primasari, S.T., M.Si., menyampaikan Materi tentang Optimalisasi Potensi Desa. Selanjutnya Dr. Zulhipni Reno Saputra, S.T., M.Kom., menjelaskan materi tentang Pengelolaan Sampah Berbasis Digital. Kemudian Dr. Sunardi, S.E., M.Si., menerangkan materi Trik dan Tips Ber-KKN.

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (LPPM) Universitas Muhammadiyah Palembang Prof. Dr. Ir. Gusmiatun, M.P., mengatakan bahwa pembekalan KKN merupakan tahap wajib yang harus diikuti seluruh peserta sebagai bagian dari penilaian akademik serta persiapan mental dan teknis sebelum diterjunkan ke lokasi.

“Kegiatan pembekalan perdana ini mengangkat tiga topik inti selaras dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat desa saat ini, yaitu optimalisasi potensi desa, pengelolaan sampah berbasis digital, serta tips dan trip KKN” ungkapnya.

Prof. Dr. Ir. Gusmiatun, M.P., menjelaskan, bahwa tema KKN Universitas Muhammadiyah Palembang tahun ini sangat jelas arahnya: “Pemberdayaan Potensi Desa Berbasis Digital untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat”, mahasiswa dituntut untuk mampu menerapkan ilmu yang dipelajari selama kuliah untuk menciptakan program yang berdampak dan berkelanjutan.

Para narasumber yang hadir memberikan wawasan strategis terkait tata kelola desa yang modern, edukasi lingkungan dengan pendekatan digital, hingga persiapan diri dalam menjalani KKN agar tidak hanya sekadar formalitas tetapi melahirkan perubahan, sehingga dapat menjadi “kenang-kenangan ilmiah” yang dimanfaatkan masyarakat meskipun KKN telah selesai.

 

Wakil Rektor I Universitas Muhammadiyah Palembang Prof. Dr. Ir. Ahmad Roni, S.T., M.T., yang juga menjadi Koordinator KKN-65, menegaskan bahwa KKN adalah momen nyata pembuktian kualitas lulusan kampus yang terakreditasi unggul ini.

“KKN ini bukan sekadar ritual akademik tahunan. Ini ajang kalian menunjukkan bahwa ilmu yang dipelajari di kampus benar-benar bisa menjadi solusi di masyarakat. Kalian datang bukan untuk menjadi penonton. Kalian harus hadir sebagai penggerak perubahan, terutama dalam transformasi digital desa,” tegasnya.

Ia juga menuturkan bahwa mahasiswa Universitas Muhammadiyah Palembang harus mampu membaca situasi, beradaptasi, dan berkolaborasi dengan pemerintah desa serta masyarakat setempat.

“Datanglah dengan niat bekerja, belajar, dan melayani. Bukan hanya untuk menjalankan program, tapi untuk meninggalkan jejak manfaat. Jadikan KKN sebagai ruang kalian mengasah integritas, kepemimpinan, dan empati” pungkasnya.

Editor : Humas UMP

Mahasiswa KKN Angkatan 64 Universitas Muhammadiyah Palembang Gelar Seminar Artikel dan Pameran Produk Desa, Dorong Pemanfaatan Sumber Daya Lokal

um-palembang.ac.id – Universitas Muhammadiyah Palembang melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) menggelar Seminar Artikel dan Pameran Produk Unggulan Desa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan ke-64 Tahun 2025 pada Sabtu (6/9/2025) di Gedung Prof. Djakfar Murod. Kegiatan ini mengangkat tema Pemanfaatan Sumber Daya Lokal untuk Pengembangan Ekonomi Desa”.

Acara ini menjadi ajang bagi mahasiswa peserta KKN untuk mempresentasikan hasil pengabdian sekaligus menampilkan produk-produk unggulan desa binaan. Tujuannya, selain sebagai bentuk pertanggungjawaban akademik, juga menjadi ruang aktualisasi gagasan inovatif mahasiswa dalam mengembangkan potensi lokal.

Dalam kesempatan tersebut, juga mengumumkan sejumlah penghargaan bagi kelompok KKN terbaik. Juara 1 Video Terbaik diraih oleh Kelompok 2 yang melaksanakan KKN di Desa Sungai Pinang 1 dengan dosen pembimbing lapangan Dr. Drs. Sunardi, S.E., M.Si.

Selanjutnya Juara 1 Seminar Laporan dan Hasil KKN dimenangkan oleh Kelompok 47 dengan artikel berjudul “Sosialisasi Pemahaman SDGs untuk Meningkatkan Peran Generasi Z dalam Pemberdayaan Ekonomi Berkelanjutan”. Kelompok ini juga dibimbing oleh Dr. Drs. Sunardi, S.E., M.Si. Kemudian juara 1 Pameran Produk Terbaik jatuh kepada Kelompok 56 dengan inovasi produk “Abon Ikan Patin” yang dibimbing oleh Anggrelia Afrida, S.E., M.Si.

Ketua LPPM Universitas Muhammadiyah Palembang, Prof. Dr. Ir. Gusmiatun, M.P., dalam laporannya menegaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya sekadar penutup KKN, melainkan momentum untuk memperlihatkan kontribusi nyata mahasiswa di tengah masyarakat.

“Produk dan artikel yang ditampilkan hari ini adalah bukti bahwa mahasiswa UMP mampu memberdayakan potensi desa sekaligus memberikan solusi nyata bagi pengembangan ekonomi lokal,” ujarnya.

Turut hadir dalam kegiatan ini Wakil Rektor II Bidang Keuangan, Administrasi, Pengembangan Usaha dan Aset, serta Teknologi Informasi Prof. Dr. Sri Rahayu, S.E., M.M., yang bersama Prof. Gusmiatun menjadi juri dalam pameran produk unggulan desa.

Sementara itu, Wakil Rektor I Bidang Akademik Prof. Dr. Ir. Kgs. Ahmad Roni, S.T., M.T., menyampaikan apresiasi tinggi atas kerja keras mahasiswa dan dosen pembimbing. “KKN bukan hanya proses belajar di masyarakat, tetapi juga wadah menumbuhkan jiwa kepemimpinan, kreativitas, dan keberpihakan pada pembangunan berkelanjutan. Mahasiswa harus menjadikan pengalaman ini sebagai modal berharga untuk masa depan,” tegasnya.

Kegiatan KKN Angkatan ke-64 ini menegaskan peran Universitas Muhammadiyah Palembang dalam mengintegrasikan pendidikan, penelitian, dan pengabdian. Dengan fokus pada pemanfaatan sumber daya lokal, mahasiswa diarahkan untuk mengembangkan produk, ide, dan program yang bisa meningkatkan ekonomi desa.

Editor : Humas UMP

Monitoring dan Evaluasi Internal Hibah Dikti PKM Batch I Tahun Anggaran 2025, LPPM UMPalembang Dorong Peningkatan Kualitas dan Dampak Pengabdian

Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Muhammadiyah Palembang menyelenggarakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Internal Program Pengabdian kepada Masyarakat Hibah Dikti Batch I Tahun Anggaran 2025 pada hari Jum’at, 26 September 2025 , bertempat di Ruangan LPPM Universitas Muhammadiyah Palembang di Gedung Fakultas Teknik Kampus A.

Kegiatan ini dilaksanakan secara luring dan daring bersama mitra serta didampingi oleh Ketua LPPM, Prof. Dr. Ir. Gusmiatun, M.P, dengan menghadirkan dua reviewer, yaitu Dr. Ir. Eka Sri Yusmartini, M.T selaku Reviewer Internal dan Dr. Suzanna, S.Kep.Ns., M.Kep., CBMHN selaku Reviewer Eksternal.

Kegiatan Monev ini bertujuan untuk memastikan kesesuaian pelaksanaan program pengabdian dengan rencana kegiatan yang telah disetujui, menilai capaian luaran, serta memberikan masukan untuk peningkatan kualitas pelaksanaan dan keberlanjutan kegiatan pengabdian di masyarakat.

Terdapat tiga judul kegiatan pengabdian yang mengikuti Monev Internal tahun ini, yaitu:

  1. Bayu Wahyudi, S.T., M.TPenerapan Teknologi Tepat Guna dalam Meningkatkan Pendapatan pada Industri Kerupuk Ubi Kayu Pak Slamet di Desa Sumber Agung.

  2. Dedi Haryanto, S.Kom., M.KomPemberdayaan Kelompok Tenaga Kesehatan Posyandu Remaja Boginville dalam Mewujudkan “E-Counseling PsikoGius (Psikoterapi dan Terapi Religius)” untuk Pengendalian Napza.

  3. Prof. Dr. Marhaini, M.TDiversifikasi Produk Limbah Arang Menjadi Briket di KUPS Maju Lestari Desa Jajaran Baru Kabupaten Musi Rawas.

Selama kegiatan berlangsung, para pelaksana program memaparkan progres pelaksanaan pengabdian, capaian luaran yang telah diperoleh, serta rencana tindak lanjut di lapangan. Reviewer memberikan berbagai masukan konstruktif, terutama dalam hal keberlanjutan program, inovasi teknologi tepat guna, dan dampak sosial ekonomi bagi masyarakat sasaran.

1. Bayu Wahyudi, S.T., M.T

2. Dedi Haryanto, S.Kom., M.Kom

3. Prof. Dr. Marhaini, M.T

Editor : Admin LPPM

 

Wujudkan Mutu Riset Unggul, LPPM UMPalembang Gelar Monitoring dan Evaluasi Internal Hibah Dikti Penelitian Tahun Anggaran 2025

Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Muhammadiyah Palembang telah melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Internal Program Penelitian Tahun Anggaran 2025 pada Jumat, 17 Oktober 2025, bertempat di Ruangan LPPM Universitas Muhammadiyah Palembang di Gedung Fakultas Teknik Kampus A.

Kegiatan ini didampingi angsung oleh Ketua LPPM, Prof. Dr. Ir. Gusmiatun, M.P, dan menghadirkan Reviewer Internal, Prof. Ir. Siti Nurmaini, M.T., Ph.D. Monev internal ini bertujuan untuk menilai kemajuan pelaksanaan penelitian yang didanai oleh Universitas Muhammadiyah Palembang, sekaligus memberikan umpan balik konstruktif bagi para peneliti agar capaian luaran penelitian sesuai dengan target dan standar mutu akademik yang telah ditetapkan.

Sebanyak lima judul penelitian mengikuti kegiatan monev ini, terdiri dari satu penelitian skema PPS-PTM dan empat penelitian skema PFR (Penelitian Fundamental Riset). Para peneliti yang mengikuti monev antara lain:

  1. Prof. Dr. Ir. Kgs. A. Roni, M.T., IPM., ASEAN.Eng dengan judul Optimasi Variasi Suhu dan Massa Eceng Gondok sebagai Adsorben untuk Reduksi Zat Warna Tekstil dalam Limbah Cair (Skema PPS-PTM).

  2. Dr. Ir. Eka Sri Yusmartini, M.T dengan judul Modifikasi dan Aplikasi Fly Ash dengan Magnetic Oksida sebagai Advance Material untuk Adsorpsi Air Limbah (Skema PFR).

  3. Dr. Helmizuryani, S.Pi., M.Si dengan judul Pengungkapan Biodiversitas Whole Genome dan Pengembangan Konservasi Ex-situ Sumber Daya Ikan Endemik di Provinsi Bangka Belitung untuk Pelestarian Berkelanjutan (Skema PFR).

  4. Dr. Mardwita, S.T., M.T dengan judul Remediasi Logam Berat Menggunakan Adsorben dari Limbah Lumpur Pengolahan Air: Analisa, Karakterisasi, dan Pengembangan Adsorben (Skema PFR).

  5. Dr. Marlina Ummas Genisa, M.Sc dengan judul Desain Model Environmental Socioscientific Issue (ESSI) Mangrove Berbasis Penginderaan Jauh–Machine Learning untuk Peningkatan Pengambilan Keputusan bagi Calon Guru Biologi (Skema PFR).

Dalam pelaksanaan monev, reviewer memberikan sejumlah rekomendasi terkait peningkatan kualitas metodologi penelitian, konsistensi pelaksanaan kegiatan, serta penajaman luaran penelitian yang relevan dengan isu-isu strategis di bidang sains, lingkungan, dan pendidikan. Kegiatan berlangsung dengan interaktif dan produktif, ditandai dengan penyampaian progres penelitian, diskusi akademik, serta klarifikasi terhadap capaian indikator penelitian.

Melalui kegiatan ini, LPPM Universitas Muhammadiyah Palembang berharap agar seluruh peneliti dapat terus meningkatkan mutu riset dan menghasilkan luaran yang bermanfaat bagi pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan kesejahteraan masyarakat sesuai dengan visi riset unggulan universitas.

1. Prof. Dr. Ir. Kgs. A. Roni, M.T., IPM., ASEAN.Eng

2. Dr. Ir. Eka Sri Yusmartini, M.T

3. Dr. Helmizuryani, S.Pi., M.Si

4. Dr. Mardwita, S.T., M.T

5. Dr. Marlina Ummas Genisa, M.Sc

Editor : Admin LPPM